Teman Sebaya

APAKAH  TEMAN  ITU ?

Teman sejati ialah orang yang hadir di hadapan kita dan siap menolong kita pada saat kita memerlukannya (‘a friend indeed is a friend in need’).  Orang yang  tanpa diminta siap menolong kita. Dalam bahasa sajak: “yang siap menyediakan bahu tempat kita menangis (‘shoulder to cry on’). Persis seperti yang terjadi dalam Permainan Bujur Sangkar Pecah, teman ialah yang memperhatikan kebutuhan orang lain, yang tahu persis kebutuhan pemain lain, dan dengan ikhlas memberikan miliknya kepada pemain lain agar pemain lain dapat menyelesaikan tugasnya.




APAKAH TEMAN SEBAYA ITU ?

Teman sebaya ialah teman yang amat akrab dengan kita, karena jenis kelamin yang sama, atau usia berdekatan, atau rumah berdekatan, atau bersekolah di sekolah yang sama, atau seminat, dan seterusnya. Sehingga antara teman sebaya hampir tidak ada rahasia lagi. Teman sebaya menjadi teman senasib sepenanggungan. Karena keterdekatannya, teman sebaya bisa saling mempengaruhi untuk sesuatu menuju kebaikan. Sebaliknya kesetiakawanan antara teman sebaya bisa pula saling menjerumuskan ke dalam hal-hal yang beresiko merugikan. Dalam kerangka pengertian tersebut, maka dalam keluarga sebenarnya remaja memerlu- kan ‘teman sebaya’, baik antara remaja dengan kakak yang sudah dewasa, maupun remaja dengan kedua orang tua. Dari pihak remaja, yang terpenting ialah sikap menjadi “friend in need” dalam keluarga. Demikian pula seyogyanya kedua orang tua dan saudara-saudara yang lain siap untuk menjadi teman sebaya bagi remaja dalam keluarga.


BAGAIMANA REMAJA MENEMPATKAN DIRI SEBAGAI TEMAN SEBAYA BAGI REMAJA LAINNYA?

Tantangan bagi setiap remaja ialah:

·Mencari dan mendapatkan teman sebaya yang bisa saling mengajak pada kebaikan, dan bukannya mengajak pada hal-hal yang kurang baik;
·Menjadi suri tauladan bagi teman sebaya lain, baik dalam sikap maupun kepribadian.
Bagaimana menempatkan dirinya sebagai teman sebaya kawan-kawan di lingkungan sekolah atau lingkungan bermainnya, yang dipercaya akan dapat membantu mereka memecahkan segala macam persoalan mereka, tanpa diminta. Juga dalam keluarga masing-masing.

0 komentar:

Post a Comment